Perjalanan Mencari Rumah Kecil

Bermula dari istri yang merasa tidak cocok tinggal dijakarta, Panas, Debu, Tidak Tertib, dan Muaaaccet (ini faktor utama), kami memutuskan untuk mencari rumah di Bogor dengan harapan masih cukup sejuk, sanitasi bagus, tidak banjir, pokoknya masih sehat dan layak untuk ditempati hingga 20 tahunan kedepan, kalo jakarta gak tahu 5 tahun lagi mau kayak apa jalanannya, saya baru keluar rumah aja ada kereta lewat nunggu sampai 40 menit, padahal baru 150 m dari rumah dijakarta, tapi bagaimanapun saya tetap betah dijakarta, suka dan duka saya ada disini.

saya pikir mudah mencari rumah, ternyata susah juga, ada yang rumah dan harganya cocok tapi gak tahu kenapa orangnya lebih suka memberikan kepada oranglain, padahal dari harga sama, seandainya minta dinaikkan sampai 10-15% saya bela belain deh, maklum rumah nya enak, perumahannya asri dan strategis bgt letakknya. Sedihhh bangeett, hanya tetap berharap semoga Alloh memberikan yang terbaik kepada kami.

Jadilah DP rumah di Sentul Bogor, jujur buru2 karena memang lagi ada program promosi, tapi nunggu rumah nya jadi paling cepet 12 bulan, padahal pengalaman temen2 yang beli rumah, jarang banget ada developer yang tepat waktu, kebanyakan molor hingga 10 bulan, memang ada saudara juga yang beli rumah terlambat sampai 1,5 tahun…. gak kebayang nunggu selama itu, akhirnya sama istri sepakat untuk tetap mencari rumah second yang masih bagus.. kira-kira msh umur 5 tahunan.

Suka dukanya banyak juga ketika dijalan, mungkin krn capek, apalagi istri lagi hamil, saya harus tetap sabar…., biasa ibu hamil harus diturutin kemauannya, kemana aja dia mau lihat perumahan saya anterin deh…

setelah 4 bulan lamanya berpetualang jakarta bogor PP setiap sabtu minggu dapetlah rumah kecl mungil asri yang diidam2kan istri, LT/LB hanya 200/60, sudah SHM pertama melihatnya dia langsung jatuh hati…., apalagi melihat dapurnya yang luas (pemiliknya suka dan jago masak) mudah2an inilah jodoh kami, karena sudah capek memang mencarinya.

Dia memang menyukainya, dia tidak peduli dengan DP di Sentul Bogor (alhamdulillah masih bisa diurus walau tidak bisa kembali 100%, lumayan bangetlah untuk berhemat).

Pertama melihat pemilik nya pun kami sangat cocok, mereka baik sekali, jujur seperti orang yang sudah lama kami kenal, dan pemiliknya pun bilang kepada kami, “saya heran, padahal ada yang nawar dengan harga sama, tapi tidak tahu kenapa saya ingin sekali melepas rumah ini kepada anda”, dan ternyata oh ternyata kami diberi kejutan juga (terima kasih ya Alloh atas segala karunia-Mu, dan ampuni segala dosa-dosa kami), kami ditingggalkan separo dari isi2nya didalam, separo lagi ia berikan kepada tetangganya, sungguh mulia hati mereka, semoga Alloh menggantinya dengan kebaikan kpd mereka, dimudahkan segala urusannya dan dimudahkan untuk menggapai kebahagian lahir dan bathin, dunia dan akhirat, Amin.

Sebenarnya pemiliknya sangat cinta kepada rumah yang kami beli ini, maklum ini rumah pertama mereka, tapi karena mereka ingin dekat dengan ortunya, mereka membeli rumah yang tak jauh dari tempat tinggal ortunya, agar mudah untuk mengawasi anak-anak mereka. (Ya Alloh jadikanlah mereka  sholeh dan sholehah yang berbakti kepada Agama, orangtua, nusa dan bangsanya)

Terima Kasih Ya Alloh Atas segala Karunia dan nikmat yang tak terhitung kepada kami, semoga Engkau mengampuni segala dosa-dosa kami. Amin….

Advertisements